{"id":122,"date":"2026-08-21T09:33:30","date_gmt":"2026-08-21T09:33:30","guid":{"rendered":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/?p=122"},"modified":"2026-08-21T09:34:42","modified_gmt":"2026-08-21T09:34:42","slug":"pompa-air-tenaga-surya-pats-bantuan-undip-atasi-keterbatasan-irigasi-petani-desa-banyubiru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/?p=122","title":{"rendered":"Pompa Air Tenaga Surya (PATS) Bantuan UNDIP Atasi Keterbatasan Irigasi Petani Desa Banyubiru"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">UNDIP, Kabupaten Semarang (19\/8)<strong> \u2013<\/strong> Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 66 Universitas Diponegoro meluncurkan inovasi Pompa Air Tenaga Surya (PATS) yang ditandai dengan peresmian alat di Balai Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang untuk mendukung penyediaan air irigasi pada lahan pertanian melalui pemanfaatan energi surya.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desa Banyubiru memiliki potensi yang besar pada sektor pertanian, khususnya komoditas padi. Namun, beberapa lahan pertanian masih mengalami keterbatasan pasokan air irigasi, terutama saat musim kemarau. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi petani karena penggunaan pompa berbahan bakar maupun listrik memerlukan biaya operasional yang relatif tinggi. Melalui program ini, mahasiswa KKN-T IDBU 66 menghadirkan Pompa Air Berbasis Tenaga Surya sebagai salah satu solusi yang mendukung penyediaan air irigasi dengan memanfaatkan energi terbarukan. Program ini mendukung pelaksanaan tujuan SDGs pada aspek pertanian berkelanjutan, pemanfaatan energi bersih, penerapan inovasi, dan aksi terhadap perubahan iklim.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelaksanaan program Pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) dilaksanakan secara kolaboratif oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui pembagian tugas sesuai dengan bidang keahlian masing-masing kelompok. Kelompok pertama bertanggung jawab menyusun desain wiring beserta spesifikasi komponen yang akan digunakan pada sistem PATS. Kelompok kedua menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai dasar pengadaan material dan pelaksanaan program, sementara kelompok ketiga merancang sekaligus merakit panel box yang berfungsi sebagai pusat kendali sistem kelistrikan pompa.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah tahap perencanaan selesai, seluruh komponen dirakit dan dipasang di lokasi hingga sistem siap dioperasikan. Seluruh rangkaian pekerjaan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan dapat diselesaikan tepat waktu. Program PATS diselesaikan pada 21 Juli 2026, sebelum akhirnya diresmikan pada 23 Juli 2026 di Balai Desa Banyubiru sebagai salah satu luaran program multidisiplin mahasiswa KKN-T IDBU 66 di Desa Banyubiru.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama proses pelaksanaan, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. Koordinasi yang baik antar mahasiswa, dukungan dari Perangkat Desa Banyubiru, serta kerjasama dengan pihak-pihak terkait menjadi faktor yang mendukung penyelesaian program sesuai target dan tenggat waktu yang telah direncanakan.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program Pompa Air Tenaga Surya (PATS) yang telah selesai dibuat, ditandai dengan adanya keberhasilan uji coba sistem yang menunjukkan bahwa seluruh komponen, mulai dari panel surya panel box, hingga pompa dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan hasil dari uji coba tersebut, PATS dinyatakan telah siap untuk dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Banyubiru, khususnya bagi kelompok tani di Dusun Randusari.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemanfaatan PATS secara optimal akan sangat bergantung pada kebutuhan masyarakat itu sendiri karena pompa ini umumnya baru akan digunakan dan dimanfaatkan secara intensif pada saat kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian meningkat dan sumber air konvensional menjadi terbatas, yaitu ketika musim kemarau tiba.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala Dusun Randusari, Furi Adinda, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim KKN Tematik UNDIP yang membawa teknologi PATS sebagai jawaban atas kendala pengairan yang selama ini dihadapi petani di Blok 7 Dusun Randusari, khususnya saat musim kemarau. Beliau juga menambahkan bahwa PATS turut mendorong kemandirian energi dan ekonomi petani melalui penghematan biaya operasional sekaligus menjadi teknologi yang ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang sehingga dapat membantu dalam menjaga ekosistem lahan pertanian di Dusun Randusari.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami selaku perwakilan warga, khususnya petani di Blok 7 Dusun Randusari, mengucapkan terima kasih kepada Tim KKN Tematik UNDIP atas kehadiran teknologi PATS yang menjawab kendala pengairan yang selama ini kami hadapi, terutama saat musim kemarau. Inovasi ini juga membantu menghemat biaya operasional dan ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang,\u201d ujar Furi Adinda.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Kepala Desa Banyubiru, Sri Anggoro Siswaji, menilai bahwa program PATS ini adalah bentuk nyata dari kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi kebutuhan air berbasis energi terbarukan.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cProgram PATS merupakan bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan air berbasis energi terbarukan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan air secara berkelanjutan, mendukung produktivitas masyarakat, serta menjadi contoh pemanfaatan teknologi ramah lingkungan untuk pembangunan desa,\u201d ujar Sri Anggoro Siswaji.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program ini menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa KKN, Perangkat Desa Banyubiru, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk mendukung sektor pertanian. Program ini juga dinilai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di Desa Banyubiru melalui pemanfaatan energi surya sebagai sumber tenaga pompa yang mampu untuk menjaga ketersediaan air irigasi secara berkelanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional sehingga biaya operasional dapat ditekan dan penggunaan energi menjadi lebih ramah lingkungan.<\/p>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan program PATS juga menjadi harapan baru bagi peningkatan produktivitas pertanian, terutama pada musim kemarau ketika kebutuhan air meningkat. Agar dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang, perangkat desa dan kelompok tani diharapkan dapat memanfaatkan serta melakukan perawatan rutin terhadap fasilitas yang telah dibangun sehingga inovasi ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Desa Banyubiru. (Komunikasi Publik\/UNDIP)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>UNDIP, Kabupaten Semarang (19\/8) \u2013 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 66 Universitas Diponegoro meluncurkan inovasi Pompa Air Tenaga Surya (PATS) yang ditandai dengan peresmian alat di Balai Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang untuk mendukung penyediaan air irigasi pada lahan pertanian melalui pemanfaatan energi surya. Desa Banyubiru memiliki potensi yang besar pada sektor pertanian, khususnya komoditas padi. Namun, beberapa lahan pertanian masih mengalami keterbatasan pasokan air irigasi, terutama saat musim kemarau. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi petani karena penggunaan pompa berbahan bakar maupun listrik memerlukan biaya operasional yang relatif tinggi. Melalui program ini, mahasiswa KKN-T IDBU 66 menghadirkan Pompa Air Berbasis Tenaga Surya sebagai salah satu solusi yang mendukung penyediaan air irigasi dengan memanfaatkan energi terbarukan. Program ini mendukung pelaksanaan tujuan SDGs pada aspek pertanian berkelanjutan, pemanfaatan energi bersih, penerapan inovasi, dan aksi terhadap perubahan iklim. Pelaksanaan program Pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) dilaksanakan secara kolaboratif oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui pembagian tugas sesuai dengan bidang keahlian masing-masing kelompok. Kelompok pertama bertanggung jawab menyusun desain wiring beserta spesifikasi komponen yang akan digunakan pada sistem PATS. Kelompok kedua menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai dasar pengadaan material dan pelaksanaan program, sementara kelompok ketiga merancang sekaligus merakit panel box yang berfungsi sebagai pusat kendali sistem kelistrikan pompa. Setelah tahap perencanaan selesai, seluruh komponen dirakit dan dipasang di lokasi hingga sistem siap dioperasikan. Seluruh rangkaian pekerjaan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan dapat diselesaikan tepat waktu. Program PATS diselesaikan pada 21 Juli 2026, sebelum akhirnya diresmikan pada 23 Juli 2026 di Balai Desa Banyubiru sebagai salah satu luaran program multidisiplin mahasiswa KKN-T IDBU 66 di Desa Banyubiru. &nbsp; Selama proses pelaksanaan, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. Koordinasi yang baik antar mahasiswa, dukungan dari Perangkat Desa Banyubiru, serta kerjasama dengan pihak-pihak terkait menjadi faktor yang mendukung penyelesaian program sesuai target dan tenggat waktu yang telah direncanakan. Program Pompa Air Tenaga Surya (PATS) yang telah selesai dibuat, ditandai dengan adanya keberhasilan uji coba sistem yang menunjukkan bahwa seluruh komponen, mulai dari panel surya panel box, hingga pompa dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan hasil dari uji coba tersebut, PATS dinyatakan telah siap untuk dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Banyubiru, khususnya bagi kelompok tani di Dusun Randusari. Pemanfaatan PATS secara optimal akan sangat bergantung pada kebutuhan masyarakat itu sendiri karena pompa ini umumnya baru akan digunakan dan dimanfaatkan secara intensif pada saat kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian meningkat dan sumber air konvensional menjadi terbatas, yaitu ketika musim kemarau tiba. Kepala Dusun Randusari, Furi Adinda, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim KKN Tematik UNDIP yang membawa teknologi PATS sebagai jawaban atas kendala pengairan yang selama ini dihadapi petani di Blok 7 Dusun Randusari, khususnya saat musim kemarau. Beliau juga menambahkan bahwa PATS turut mendorong kemandirian energi dan ekonomi petani melalui penghematan biaya operasional sekaligus menjadi teknologi yang ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang sehingga dapat membantu dalam menjaga ekosistem lahan pertanian di Dusun Randusari. \u201cKami selaku perwakilan warga, khususnya petani di Blok 7 Dusun Randusari, mengucapkan terima kasih kepada Tim KKN Tematik UNDIP atas kehadiran teknologi PATS yang menjawab kendala pengairan yang selama ini kami hadapi, terutama saat musim kemarau. Inovasi ini juga membantu menghemat biaya operasional dan ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang,\u201d ujar Furi Adinda. Sementara itu, Kepala Desa Banyubiru, Sri Anggoro Siswaji, menilai bahwa program PATS ini adalah bentuk nyata dari kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi kebutuhan air berbasis energi terbarukan. \u201cProgram PATS merupakan bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan air berbasis energi terbarukan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan air secara berkelanjutan, mendukung produktivitas masyarakat, serta menjadi contoh pemanfaatan teknologi ramah lingkungan untuk pembangunan desa,\u201d ujar Sri Anggoro Siswaji. Program ini menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa KKN, Perangkat Desa Banyubiru, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk mendukung sektor pertanian. Program ini juga dinilai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di Desa Banyubiru melalui pemanfaatan energi surya sebagai sumber tenaga pompa yang mampu untuk menjaga ketersediaan air irigasi secara berkelanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional sehingga biaya operasional dapat ditekan dan penggunaan energi menjadi lebih ramah lingkungan. Keberadaan program PATS juga menjadi harapan baru bagi peningkatan produktivitas pertanian, terutama pada musim kemarau ketika kebutuhan air meningkat. Agar dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang, perangkat desa dan kelompok tani diharapkan dapat memanfaatkan serta melakukan perawatan rutin terhadap fasilitas yang telah dibangun sehingga inovasi ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Desa Banyubiru. (Komunikasi Publik\/UNDIP)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":123,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_stopmodifiedupdate":false,"_modified_date":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-122","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/122","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=122"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/122\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":124,"href":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/122\/revisions\/124"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/123"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=122"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=122"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/biro-oxygen16.undip.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=122"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}